SUKABUMI, mataperistiwa.id — Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan bersama-sama menjaga keamanan serta kerukunan di Kota Sukabumi.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Jalan Limusnunggal, Kampung Cibungur, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Rabu (23/9/2026) malam.
Kegiatan yang digelar Laskar Fisabilillah Indonesia tersebut dihadiri sekitar 500 warga, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hadir pula Dandim 0607 Kota Sukabumi Letnan Kolonel Inf. Beny Syafri, Ketua Baznas Kota Sukabumi Aceng Najmudin Nawawi, Wakapolres Sukabumi Kota Kompol Andi Agusfian Pranata, Kapolsek Cibeureum AKP Suwaji serta Al-Habib Muhammad Al Bagir bin Alwy bin Yahya.
Dalam sambutannya, AKBP Sentot mengatakan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi sarana meneladani akhlak Rasulullah SAW, mulai dari kejujuran, kesabaran, kasih sayang hingga kepedulian terhadap sesama.
“Maulid Nabi bukan hanya momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” kata AKBP Sentot.
Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas TNI-Polri. Sinergi dengan ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda dan seluruh elemen warga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
AKBP Sentot juga mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.
“Mari bersama-sama kita Jaga Rawat Sukabumi Kota. Jaga keamanannya, rawat kerukunannya, jaga persatuannya dan tingkatkan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letnan Kolonel Inf. Beny Syafri mengajak masyarakat menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan, khususnya dalam membangun persaudaraan, kedisiplinan dan kepedulian sosial.
Beny menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan warga dalam menjaga keamanan serta persatuan.
Tabligh Akbar kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan. Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB tersebut berjalan aman, tertib dan kondusif.




