Padang Lawas, Mataperistiwa.id -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas melaksanakan Sosialisasi Perekrutan Badan Ad Hoc yaitu PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2024 yang akan menggunakan aplikasi SIAKBA, bertempat di Aula Hotel Al Marwah Jalan Ki Hajar Dewantara Lingkungan VI Padang Luar Sibuhuan, Kamis (3/11/22).
Turut hadir, Plt Bupati drg.H.Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt MM MS.i (AZP) yang diwakili Kesbangpol Irmansyah Nasution, Kapolres Padang Lawas diwakili Kabag Ren Kompol P Simarmata, Dandim 0212/TS diwakili Pabung Padang Lawas Kapten ARH Saleh Hasibuan, Kajari Padang Lawas, Ketua MUI H. Ismail Nasution Lc, Humas Bawaslu Alex Sobar Nasution S.Hi, OKP, ORMAS, LSM dan Organisasi Pers
Ketua KPU Indra Syahbana Nasution SH MH melalui komisioner Koordinator Divisi SDM dan Hupmas Indra Alamsyah saat ditemui usai acara sosialisasi, Kamis (3/11/22), mengatakan, pada perekrutan Badan Ad Hoc yaitu PPK dan PPS untuk Pemilu 2024, tidak lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Ke depan, seleksi PPK dan PPS menggunakan aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad hoc (SIAKBA).
Lanjut Indra Alamsyah, dengan aplikasi ini, memungkinkan pendaftaran bisa dilakukan secara online dan tertib.
“Perekrutan PPK dan PPS tak lama lagi akan dibuka,” kata Indra Alamsyah.
“Berbeda dengan perekrutan pada Pemilu dan Pilkada sebelumnya, perekrutan PPK dan PPS Pemilu 2024 ini akan menggunakan aplikasi SIAKBA,” tambah Indra Alamsyah.
Indra Alamsyah mengakui, belum ada aturan resmi apakah sejumlah syarat PPK dan PPS pada Pemilu 2024 ini akan sama dengan syarat PPK pada Pemilu dan Pilkada sebelumnya. Sebab saat ini KPU kabupaten Padang Lawas sedang menunggu regulasi resmi terbaru yang akan segera diterbitkan KPU RI dalam waktu dekat.
Dikatakannya, terkait dengan penggunaan aplikasi SIAKBA ini, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan langkah-langkah sosialisasi mengingat penggunaan aplikasi ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Ditambah, untuk Kabupaten Padang Lawas masih ada daerah-daerah yang memiliki keterbatasan mengakses internet.
Menurutnya, selain fokus pada tata cara penggunaan SIAKBA, beberapa materi lain terkait dengan persyaratan badan Ad hoc, dokumen administrasi persyaratan, tahapan pembentukan, tugas, kewajiban dan wewenang badan ad hoc dan hak sebagai badan ad hoc juga penting untuk diketahui masyarakat, terlebih bagi calon pelamar yang berminat menjadi badan ad hoc baik PPK maupun PPS.
Saat ditanya mengenai waktu kapan akan dimulai perekrutan badan ad hoc, secara umum Indra Alamsyah mengatakan, bahwa kepastian terkait jadwal tersebut pihaknya masih menunggu petunjuk dan instruksi lebih lanjut dari KPU RI.
Namun berdasarkan informasi yang diterima jika tak ada aral melintang tahapan pembentukan PPK akan dilakukan pada tanggal 16 November 2022 sampai 27 November 2022. Sedangkan pembentukan PPS akan dimulai pada 29 November 2022 sampai 17 Desember 2022.
“Perdkrutan PPK dan PPS kepastiannya kita tunggu keputusan dari KPU RI saja, nanti juga bakal diumumkan,” Pungkasnya.
Reporter : ASWIN
Redaktur : Ardianto