GRESIK, Mataperistiwa.Id – Peletakan Syahadah Sayyid Ainul Yaqin ( Kanjeng Sunan Giri ) dari Naqobatul Asyraf Internasional Iraq di gelar di Pendopo Sunan Prapen Desa Klangonan Kec.Kebomas Kab.Gresik.
Penyelenggara kegiatan ini oleh Himpunan Dzurriyah Sunan Giri ( Astana Giri Pesarean Sunan Giri Gresik) dimulai Pukul 19.30 sampai selesai.Senin 18 /12/2023.
Kegiatan diawali pembacaan doa oleh KH.Hasan Akhsan Bin Malik dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Qur’ an dan mahalul qiyam oleh Ustad Muhtadi sedangkan selaku moderator Ustad Yasin.
Sambutan diawali oleh Romo Kyai Haji Toyyib Mubarok S.Pd menyampaikan ” Kita rencanakan acara silaturohim ini sudah 4 bulan yang lalu tapi karena ada miss komunikasi dari panitia sehingga kita adakan secara sederhana , awalnya kita ingin acara diadakan dimakan sunan giri tetapi ada beberapa hal sehingga kita beranjak kesini di makam sunan prapen. 
Keperluan kami adalah seperti apa yang disampaikan oleh narasumber yang lain untuk exstensi sejarah kemana arah dari sunan giri, karena selama ini banyak versi – versi dan versi kami dibuktikan dengan adanya narasi dan berkas ,test DNA dan lain sebagainya .
Ternyata berkas dan bukti yang sangat presisi artinya sesuai dengan apa yang ditemukan dan di analisa , jadi kepentingan kami mengadakan acara ini adalah menegaskan bawasanya sunan giri mempunyai keturunan yang sangat jelas dan
tidak ada kepentingan yang lain hanya kita melihat sejarah.” bebernya.Pukul 20.17 wib.(Malam)
Panitia Himpunan “Dzurriyah Sunan Giri ” Mengundang, KH. Mulyadi, M.M (Ketua PCNU Gresik), KH. Makky Nashir (Ketua PCNU Bangkalan) , KH. Ilzamuddin (Ketua Umum NA’AT), KH. Chisny Umar Burhan , Jajaran Forkopimcam Kebomas ,
Kepala Desa Klangonan Ketua Yayasan Makam Sunan Giri ,Ketua Yayasan Masjid Besar Ainul Yaqin
10. Ketua Perkumpulan Juru Makam Sunan Giri ,
Ketua Pengurus Makam , Sunan Prapen
Ketua Umum Yasuba ,
Ketua Umum J’taro , Ketua Umum GPMB, Ketua BPK Ormas Oi Gresik ,
Pengasuh Ponpes Assalafy Ainul Yaqin ,Ketua Lesbumi Gresik , Ketua Laskar Fisabilillah , Ketua Tim Literasi 20 dari UPT SDN 20 Gresik ,Ketua Pondok Mburi Wong Bodho dan HDSG Kalimantan , Jateng , Jabar dll .
Setelah itu Ketua Lesbumi Gresik Ustad Luqman berikan sambutan dilanjutkan Camat Kebomas Jusuf Ansyori S.Sos MM mengatakan ”
Selamat datang dan alhamdulillah bisa bertatap muka di pendopo sunan prapen , alhamdullilah berbagai kabupaten kota bisa datang kesini kami sangat bangga karena adanya beberapa waliallah di wilayah kebomas nantinya setelah pulang dari sini bisa diceritakan atau disampaikan pada daerahnya masing masing. Supaya banyak para peziarah yang datang ke Gresik .” jelasnya.
Setelah itu KH.Ilzamuddin Sholeh Ketua Ponpes Al Fatih Pamekasan ( Ketum DPP NAAT ) memaparkan ” Kita dari DPP hanya menjelaskan kronologinya sejarah kita krocek antara data antara dialis seperti yang mengharapkan bawah Syekh Maulana Ishaq adalah seorang wali periode pertama dan merupakan adik dari Syekh Maulana Ibrahim as-Samarqandi. Ia sengaja datang ke Pulau Jawa untuk menyebarkan agama Islam. Pada tahun 1434 M Syekh Maulana Ishaq mendatangi Sunan Ampel di Surabaya yang juga masih saudaranya. Ia mengarahkan Syekh Maulana Ishaq untuk menyebarkan Islam di daerah timur Pulau Jawa tepatnya di Kerajaan Blambangan, yang pada waktu itu dipimpin oleh Prabu Menak Sembayu. Bertepatan dengan itu Kerajaan Blambangan terkena wabah penyakit yang memakan banyak korban bahkan puteri Prabu Menak Sembayu yakni Dewi Sekardadu terjangkit penyakit tersebut. Syekh Maulana Ishaq adalah satu-satunya tokoh yang berhasil menyembuhkan Dewi Sekardadu dari wabah penyakit yang menimpanya. Prabu Menak Sembayu kemudian menikahkan Syekh Maulana Ishaq dengan Dewi Sekardadu karena is berhasil menyembuhkan puterinya. Pernikahan itulah yang menjadi titik awal perjalanan dakwah Syekh Maulana Ishaq dalam mengenalkan ajaran Islam di Kerajaan Blambangan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah sejarah Kerajaan Blambangan, biografi Syekh Maulana Ishaq dan usaha-usaha Syekh Maulana Ishaq dalam islamisasi di Kerajaan Blambangan.pungkas (Et)




