Padang Lawas, Mataperistiwa.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Padang Lawas, melatih sebanyak 1602 orang saksi daerah untuk pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 sejak Kamis (8/2/24) hingga Sabtu (10/2/24).
Pelatihan saksi dilakukan bertahap dan bergelombang. Yakni, setiap hari, ada kelas pagi sampai siang dengan dihadiri 200 orang saksi, yang dibagi dalam Enam titik pertemuan, diantaranya adalah Titik 1 Sialang Rindang Kecamatan Hutarajatinggi,
Titik 2 Hurung Jilok Kecamatan Sosa Julu,
Titik 3 Hotel Al Marwah Sibuhuan Kecamatan Barumun,
Titik 4 Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun, titik 5 di Hotel Barumun Sibuhuan Kecamatan Barumun dan yang terakhir titik 6 bertempat di Ponpes Darul Risalah Padang Hunik Kecamatan Aek Nabara Barumun, kata Ketua DPC PDI-P Padang Lawas Ir.H.Haris Simbolon usai pelaksanaan Pelatihan saksi di Hotel Barumun Sibuhuan, Sabtu (10/2/24)
“Kalau jumlah total saksi yang akan kita terjunkan di Pemilu 2024, sebanyak 1602 orang saksi. Mereka akan bertugas di 801 TPS di Wilayah Padang Lawas,” ucapnya.
Ia mengatakan, jika ribuan saksi dikumpulkan pada hari ini, tentunya hal itu sangat sulit diwujudkan. Pasalnya, ruangan untuk pelatihan hanya bisa menampung maksimal 100 s/d 200 orang saja. Selain itu, sebagian saksi juga ada yang masih beraktivitas alias bekerja.
“Maka, pilihan untuk membagi waktu pelatihan, yakni tiap kelas ada sebanyak 100 s/d 200 orang saksi dengan setiap hari ada dua titik yang dilakukan menjadi solusi untuk membekali para saksi TPS di Pemilu 2024 ini,” ungkap Haris.
Ketua DPC PDI-P ini memastikan bahwa pelatihan saksi yang kini dilakukan, adalah upaya pihaknya untuk mewujudkan pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, transparan dan bebas dari praktik kecurangan.
Untuk itu, pihaknya perlu mempersiapkan saksi terlatih agar mereka paham tentang proses pemilu yang benar, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Sebanyak 1602 orang yang kami latih. Mereka itu utusan pengurus anak cabang (PAC). Sementara, untuk materi pelatihan dilakukan oleh pengurus Badan Saksi Pemilu Nasional (BPSN) Provinsi Sumatera Utara dan BPSN DPC PDI-P Padang Lawas” ungkap Haris.
Lebih lanjut dikatakannya, para saksi ini akan tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Padang Lawas. Rinciannya, dua orang akan bertugas di masing-masing TPS yang berjumlah total 801 TPS.
Di mana, lanjut Haris, pelatihan saksi ini, merupakan perintah langsung dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
Terlebih, saksi Pemilu adalah saksi partai yang harus tegak lurus melaksanakan tugas untuk menyelamatkan partai dan bertanggungjawab secara menyeluruh guna pemenangan Pilpres maupun Pileg 2024.
1602 orang saksi tersebut berjanji akan memenangkan PDI-P Padang Lawas dan Capres-Cawapres Ganjar/Mahfud, tegas Haris mengakhiri percakapan.
Sementara itu, BSPN Provinsi Sumatera Utara, Herbert Sitompul mengaku, kegiatan pelatihan saksi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka saat berada di tempat pemungutan suara (TPS).
Terlebih, dengan telah terbitnya PKPU Nomor 25 tahun 2023 tentang pemungutan dan penghitungan suara di Pemilu tahun 2024 yang mengatur persiapan, proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS itu. Serta, penggunaan aplikasi Sirekap.
“Di sini, para saksi selain harus memahami mengenai C1, baik itu plano maupun rekapnya. Mereka juga kita bekali langsung simulasi pelaksanaan hari H pemungutan suara, sehingga perbedaan kartu suara rusak dengan kartu suara yang keliru atau salah saat mencoblos juga perlu dicatat dan dipantau dengan detail,” jelas Herbert.
Reporter : ASWIN




