Gresik, mataperistiwa.id – KH.Toyyib Mubarok Damanhuri bersama Anggota DPR RI Dapil IX Muchamad Nabil Haroen Berikan Sosialisasi dengan Gandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan bertempat di Jln.KH.Kholil Pondok Pesantren Assalafi Ainul Yaqin Kel.Kebungson Kec.Gresik Kab.Gresik.Jumat 09/02/2024.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Asma Syalla Sania dan moderator oleh Imron .
Sambutan KH.Toyyib Mubarok Damanhuri S.Pd menyampaikan ” Terima kasih untuk semua tamu undangan yang hadir dan alhamdulillah kita dapat bertemu dalam rangka pemberdayaan masyarakat tentang keamanan mutu dan penandaan obat . Materi kali ini ialah Komunikasi , Informasi dan Edukasi Pemberdayaan Masyarakat Tentang Keamanan ,Mutu dan Penandaan Obat oleh
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan dari Surabaya bersama anggota DPR RI Dapil IX Muchamad Nabil Haroen.
Beliau ini wakil kita di DPR RI dan ahli dan faham terkait ini.Semoga materi yang disampaikan bisa bermanfaat bagi kita semua.” ujarnya.Pukul 015.59 wib.
Selanjutnya pemaparan materi oleh Ari dari Balai Besar POM tentang KIE ( Komunikasi ,Informasi dan Edukasi ).
Penyimpul materi ada 5 remaja dari berbagai wilayah di Kec.Gresik dan mendapatkan merchandise dari Gus Nabil.
Pantun cakep mengisi materi dari Ari BBPOM Sore – sore pergi ke Gresik beli nasi krawu mantap rasanya , Bapak ibu yang cantik jangan lupa disebarkan ya infonya.
Acara hadiri oleh, Anggota DPR RI, Muchamad Nabil Haroen anggota DPR RI, KH .Toyib Mubarok Damanhuri S.Pd Dapil 1 Gresik-Kebomas ,Balai Besar, Pom Ibu Ari Chotijayanti S.Farm APT , Ketua GPMB H, Syarif, Ustad Thohir Misku , Toga dan Toma , Karang Taruna.
Dilanjutkan pengarahan oleh anggota DPR RI Komisi IX Muchamad Nabil Haroen menjelaskan ” Terima kasih saya ucapkan ke semua para tamu undangan yang hadir disini.
Kali ini kita semua membahas terkait Badan Pengawas Obat dan Makanan , selain itu untuk masyarakat tahu perlu mengunduh aplikasi BPOM Mobile ,itu dapat membantu memastikan legalitas ijin edar yang tertera pada produk serta memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile sebagai media dalam menyampaikan pengaduan apabila menemukan sarana maupun produk obat dan makanan ilegal/kedaluarsa /diduga mengandung bahan berbahaya.Itulah perlunya CEK KLIK.” pungkas Gus Nabil.(Et)




