SUKABUMI, mataperistiwa.id – Pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah.
Kepala Desa Sukamaju, Diran Bahari, mengungkapkan bahwa 30 rumah terdampak, dengan 10 rumah di antaranya mengalami kerusakan berat seiring retakan terus terjadi sehingga kerusakan rumah terus bertambah.
“Sekarang terdampak ada 2 RW, RW 6 dan RW 5, ada 30 rumah yang terdampak dan 10 rumah mengalami kerusakan berat,” ujarnya, Kamis (05/12/2024).
Diran menjelaskan, bahwa jumlah warga yang terdampak terus bertambah. Hingga saat ini, ada 318 jiwa dan 112 kepala keluarga (KK) yang terimbas oleh pergerakan tanah tersebut.
Terkini warga mengungsi dan hanya bisa membawa barang seadanya.
“Masyarakat saat ini dilarang untuk pergi ke lokasi tanah bergerak. Barang-barang mereka pun belum bisa dievakuasi,” jelas Diran.
Untuk sementara, warga yang terdampak diungsikan ke kantor Desa Sukamaju dan SDN Tegalpanjang 2.
“Semua warga diungsikan ke Desa dan ke SD Tegalpanjang 2. Kita memantau perkembangan situasi dan melakukan upaya untuk membantu para korban,” tutupnya.




