SUKABUMI, mataperistiwa.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari tadi menyebabkan sejumlah titik tergenang banjir.
Puluhan rumah dilaporkan terendam akibat banjir limpasan dari saluran irigasi dan drainase yang tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat, dalam update terkini pada pukul 13.11 WIB, menyampaikan bahwa terdapat 14 peristiwa bencana banjir yang terjadi akibat hujan deras tersebut.
Selain itu, terdapat enam titik lokasi yang terdampak longsor, termasuk ambruknya tembok penahan tanah (TPT).
“Banjir limpasan ini diduga disebabkan oleh saluran irigasi dan drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan yang cukup tinggi,” ujar Novian, Jumat (7/3/2025).
Akibat banjir tersebut, sejumlah rumah terendam dengan ketinggian mulai dari 25 hingga 40 sentimeter. Berdasarkan laporan sementara, 16 rumah di RT 04 dan 05 RW 13, Cikujang, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, serta 23 rumah di wilayah tersebut terendam banjir.
“Sementara itu, di wilayah Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, ada 12 rumah yang terdampak. Sebelas rumah terendam dengan ketinggian air setinggi mata kaki orang dewasa, dan satu rumah terendam dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter,” jelas Novian.
Hingga siang ini, BPBD Kota Sukabumi masih melakukan penanganan pasca-bencana.
“Langkah awal yang dilakukan BPBD adalah melakukan penyedotan air menggunakan alat penyedot air (alkon),” tutupnya.




