SUKABUMI, mataperistiwa.id – Ratusan pengendara dan pengemudi kendaraan yang kedapatan melanggar lalu lintas terjaring Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar Polres Sukabumi Kota pada Senin (14/7/2025).
Hari pertama Operasi Kepolisian di bidang lalu lintas tersebut, Sat Lantas Polres Sukabumi Kota melakukan penindakan terhadap 271 pelanggar, baik secara elektronik menggunakan ETLE Mobile, manual hingga surat teguran.
“Di hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 kemarin, kami melakukan penindakan terhadap 271 pelanggar lalu lintas, baik secara elektronik menggunakan ETLE Mobile, manual hingga surat teguran,” ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas, AKP Astuti Setyaningsih kepada awak media, Selasa (15/7/2025).
“Adapun jenis pelanggaran lalu lintas yang paling banyak dilakukan adalah para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI,” terangnya.
Menyikapi hal itu, Astuti menegaskan pihaknya akan meningkatkan upaya preemtif dan humanis untuk memberikan penyuluhan maupun pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dalam rangka mewujudkan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas).
“Tentunya kami dari pihak Kepolisian akan meningkatkan upaya preemtif dengan memberikan penyuluhan maupun pemahaman kepada masyarakat mengenai peraturan lalu lintas yang harus dipatuhi oleh setiap pengendara dan pengemudi,” kata Astuti.
“Hal ini sangat penting untuk mewujudkan kamseltibcarlantas sekaligus menekan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta mengurangi fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,” ucapnya.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, pengendara dan pengemudi untuk selalu disiplin berlalulintas. Mari sama-sama kita wujudkan kamseltibcarlantas di Kota Sukabumi.” pungkasnya.
Selain penindakan, hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 dihiasi dengan beberapa kegiatan preemtif dan preventif Kepolisian, seperti memberikan penyuluhan terhadap sejumlah komunitas otomotif, memasang spanduk kamseltibcarlantas di beberapa lokasi strategis, menyebarkan ratusan brosur kamseltibcarlantas serta mensosialisasikan meme kamseltibcarlantas di media cetak dan berbagai jenis media sosial maupun media online.




