SUKABUMI, mataperistiwa.id — Kesigapan petugas Operasi Lilin Lodaya 2025 terlihat saat menangani Rustini (41 tahun), warga Gunungpuyuh Kota Sukabumi mengalami pongsan usai mengikuti kegiatan olahraga di kawasan Lapang Merdeka, Minggu (21/12/2025).
Peristiwa tersebut terjadi setelah korban mengikuti rangkaian kegiatan senam dan jalan santai. Korban tiba-tiba merasa lemas hingga akhirnya tidak sadarkan diri. Melihat kondisi itu, suami korban segera meminta bantuan pengendara ojek yang berada di sekitar lokasi untuk membawa korban menuju mobil ambulans milik Dinas Kesehatan yang tengah siaga di halaman Gedung Juang ’45 Kota Sukabumi.
Setibanya di ambulans, petugas Dinas Kesehatan bersama personel Subsatgas Dokkes Satgas Bantuan Operasi Lilin Lodaya 2025 langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan medis awal. Korban diberikan oksigen guna menstabilkan kondisinya hingga akhirnya kembali sadar. Petugas juga memberikan obat lambung sesuai keluhan yang dirasakan korban.
Dari keterangan pihak keluarga kepada petugas medis, diketahui bahwa sebelum mengikuti kegiatan olahraga, korban belum sempat sarapan. Kondisi tersebut diduga menjadi pemicu korban merasa lemas hingga pingsan. Saat proses penanganan berlangsung, korban didampingi oleh suami dan anaknya.
Kasubsatgas Humas Satgas Bantuan Operasi Lilin Lodaya 2025, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan, kehadiran personel Ops Lilin Lodaya 2025 tidak hanya difokuskan pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pelayanan kemanusiaan, termasuk penanganan kesehatan masyarakat.
“Kami memastikan personel Ops Lilin Lodaya 2025 selalu siap memberikan bantuan kepada masyarakat, termasuk penanganan medis darurat. Respons cepat ini merupakan wujud pelayanan dan kepedulian Polri bersama instansi terkait,” ujar IPDA Ade Ruli.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas fisik, khususnya olahraga. “Pastikan tubuh dalam kondisi prima dan tidak melewatkan asupan makanan sebelum berolahraga, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Berkat penanganan cepat dan tepat dari petugas, kondisi korban dilaporkan berangsur membaik dan tidak memerlukan rujukan ke rumah sakit. Operasi Lilin Lodaya 2025 pun terus dioptimalkan guna memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Sukabumi.




