SUKABUMI, mataperistiwa.id – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di kediamannya di Jalan Pelabuhan II, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Rabu (4/2/2026).
Reses tersebut diikuti oleh warga dari dua kelurahan, yakni Kelurahan Cipanengah dan Kelurahan Cikundul, yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung kepada wakil rakyat dari Partai Golkar tersebut.
Dalam forum dialog itu, mayoritas masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur, khususnya jalan rusak di sejumlah titik yang dinilai membahayakan dan telah menyebabkan banyak kecelakaan, terutama di wilayah Cipanengah dan Cikundul.
Selain persoalan jalan, warga juga menyoroti masalah banjir yang kerap terjadi saat hujan deras, serta penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran.
Beberapa warga menyampaikan bahwa bantuan sosial seperti bansos dan PKH masih banyak diterima oleh warga yang tergolong mampu, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru belum tersentuh bantuan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan warga dan membawanya ke dalam pembahasan di DPRD bersama pihak terkait.
“Reses ini menjadi sarana penting bagi kami untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini, mulai dari persoalan jalan rusak, banjir, hingga bantuan sosial yang belum tepat sasaran, akan kami catat dan perjuangkan agar menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujar Feri.
Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kewenangan.
“Kami ingin kebijakan yang lahir benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk bantuan sosial, perlu dilakukan pendataan ulang agar lebih tepat sasaran dan adil,” tegasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Feri berharap masyarakat terus aktif menyampaikan aspirasi sehingga pembangunan di Kota Sukabumi dapat berjalan lebih merata dan sesuai kebutuhan warga.




