SUKABUMI, mataperistiwa.id — Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Kota Sukabumi mengikuti kegiatan Halalbihalal dan Silaturahmi bertajuk Ojol Sukabumi Ngahiji yang digelar di Gedung Juang 45, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan diawali dengan konvoi akbar para pengemudi ojol dari kantor Satpas Sat Lantas menuju lokasi acara. Rombongan dikawal ketat dua personel PJR motoris Sat Lantas Polres Sukabumi Kota guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.
Acara tersebut dihadiri Kasubdit Bin Polmas Dir Binmas Polda Jabar, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Sukabumi Kota, perwakilan Jasa Raharja, Bank BJB, Organda, serta ratusan driver ojol se-Kota Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut, para pengemudi ojol membacakan deklarasi bersama yang menegaskan komitmen untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjadi mitra Polri, serta pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Sukabumi.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif komunitas ojol dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Rekan-rekan ojek online memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Selain sebagai penyedia jasa transportasi, juga menjadi mata dan telinga di lapangan dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Sentot.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan komunitas ojol diharapkan terus ditingkatkan, termasuk dalam hal pelaporan potensi gangguan keamanan serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Polres Sukabumi Kota akan selalu terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama. Kami juga mengingatkan agar bijak dalam menggunakan media sosial, saring sebelum sharing untuk mencegah penyebaran hoaks,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana menegaskan, keberadaan ojol saat ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai transportasi, tetapi juga penunjang aktivitas ekonomi.
“Kami mengajak seluruh pengemudi ojol untuk menjaga kekompakan dan memperkuat solidaritas. Kolaborasi dengan pemerintah daerah juga penting dalam mendukung pembangunan serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman,” katanya.
Dalam sesi aspirasi, perwakilan driver ojol menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya meminta Polri meningkatkan edukasi penggunaan helm kepada pelajar, memperkuat pengamanan terhadap potensi aksi kriminal seperti begal, serta mendorong pemerintah untuk memperhatikan kebijakan tarif parkir di sejumlah lokasi strategis.
Selain itu, para pengemudi juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, termasuk penyediaan fasilitas seperti shelter untuk tempat beristirahat serta dukungan di bidang kesehatan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat persatuan dan sinergi antara komunitas ojol, aparat keamanan, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta pelayanan kepada masyarakat di Kota Sukabumi.






