OLAHRAGA, mataperistiwa.id – Como 1907 menunjukkan mentalitas kuat setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Torino dengan skor 3-1 pada pekan kesembilan Liga Italia Serie A 2026/2027, Selasa malam (27/10/2026) waktu setempat.
Bermain di Stadio Olimpico Grande Torino, Como sempat tertinggal akibat gol Che Adams pada menit ke-24. Namun, tim besutan Cesc Fabregas itu tampil lebih agresif pada babak kedua hingga membalikkan keadaan lewat tiga gol di penghujung pertandingan.
Torino sempat berada di atas angin setelah Adams menyelesaikan peluang pada babak pertama. Di sisi lain, Como terus berusaha membongkar pertahanan tuan rumah demi mengejar ketertinggalan.
Tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Jacobo Ramon mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan setelah menerima umpan silang Nico Paz.
Momentum tersebut membuat Como semakin percaya diri. Enam menit kemudian, Nico Paz membawa timnya berbalik unggul 2-1 lewat sundulan yang memanfaatkan umpan Yan Couto.
Torino yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kembali kebobolan pada masa tambahan waktu. Martin Baturina memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan tuan rumah untuk mencetak gol ketiga Como pada menit ke-90+2.
Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan ketajaman Como dalam memanfaatkan momentum pada menit-menit krusial.
Nico Paz Jadi Kunci Kebangkitan Como
Penampilan Nico Paz menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan Como. Selain menyumbang satu gol, pemain tersebut juga memberikan assist untuk gol penyama kedudukan Ramon.
Como pun membawa pulang tiga poin penting dari markas Torino. Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad Fabregas untuk menjaga persaingan di papan atas Serie A.
Sebaliknya, Torino harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mempertahankan keunggulan meski sempat memimpin hampir sepanjang pertandingan.
Kemenangan comeback tersebut menegaskan bahwa Como tidak hanya mengandalkan penguasaan bola, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan tekanan dan menentukan hasil pertandingan pada saat-saat paling menentukan.




