OLAHRAGA, mataperistiwa.id – Kejutan terjadi dalam lanjutan kompetisi Serie A Italia 2026/2027. Parma sukses mempermalukan Atalanta dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di New Balance Arena, Bergamo, Selasa (3/11/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut terbilang mengejutkan mengingat Atalanta tampil di hadapan pendukung sendiri dan lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, dominasi tuan rumah tidak cukup untuk membendung efektivitas serangan Parma.
Parma membuka keunggulan pada menit ke-41 melalui Giovanni Fabbian. Gol tersebut membuat tim tamu menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, situasi Atalanta semakin sulit. Baru dua menit pertandingan berjalan, Davide Zappacosta justru mencetak gol bunuh diri yang membuat Parma unggul 2-0.
Parma kemudian semakin menjauh pada menit ke-58. Simone Lontani berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan peluang yang dibangun Giovanni Fabbian.
Tertinggal tiga gol, Atalanta berusaha meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya pertahanan Parma membuat berbagai upaya tuan rumah tidak menghasilkan gol hingga pertandingan berakhir.
Secara statistik, Atalanta bahkan menguasai sekitar 70 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tembakan. Sementara Parma hanya mencatatkan lima percobaan, tetapi mampu mengonversi peluang menjadi tiga gol.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Parma sekaligus memberikan pekerjaan rumah bagi Atalanta untuk memperbaiki efektivitas permainan, terutama dalam memanfaatkan dominasi di lapangan.
Hasil akhir 3-0 menjadi bukti bahwa penguasaan bola bukan satu-satunya penentu kemenangan dalam sepak bola. Ketajaman dan efektivitas penyelesaian akhir justru menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.




