OLAHRAGA, mataperistiwa.id – FC Porto meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Napoli dalam lanjutan matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/2027. Bermain di Estadio do Dragao, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, Porto sukses menaklukkan wakil Italia tersebut dengan skor telak 4-1.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Porto yang sebelumnya belum meraih poin dalam tiga pertandingan awal fase liga. Dukungan publik sendiri turut menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Francesco Farioli untuk tampil agresif sepanjang pertandingan.
Porto langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Keunggulan tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-11 melalui Jan Bednarek.
Bek Porto tersebut berhasil menyambut sepak pojok Gabriel Veiga dengan sundulan yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Napoli.
Napoli berusaha merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya tim tamu membuahkan hasil menjelang turun minum.
Scott McTominay mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-43 setelah memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Diogo Costa. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Porto kembali tampil menekan. Tuan rumah beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dan bahkan sempat mengancam melalui tembakan yang membentur mistar gawang.
Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol kedua pada menit ke-71. Gabriel Veiga sukses membawa Porto kembali unggul setelah memaksimalkan umpan Santiago Gimenez.
Porto semakin menjauh pada menit ke-80. Kali ini giliran Jakub Kiwior yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.
Petaka bagi Napoli semakin lengkap pada penghujung pertandingan. Bek mereka, Rafa Marin, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Samu di area penalti.
Samu yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya pada menit ke-90. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Porto dengan skor 4-1.
Hasil ini menjadi titik kebangkitan Porto di kompetisi Eropa setelah melewati tiga pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan.
Sementara bagi Napoli, kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Massimiliano Allegri, terutama dalam memperbaiki organisasi pertahanan ketika menghadapi tekanan lawan.




