SUKABUMI, mataperistiwa.id – Satu keluarga di Kampung Lio Santa Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi diduga gelap mata dan menganiaya seorang pegawai Bank emok hingga tewas.
Ketua RW 01 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Asep Jayanurdin menyatakan belum bisa memastikan kebenaran peristiwa tersebut dan menunggu informasi dari pihak Kepolisian.
“Kita tunggu hasil dari pihak Kepolisian, kalau sudah ada hasil, baru saya juga berani, memaparkan yang sebenarnya, dan di disini baru pertama kali kejadian hal tersebut. Sehingga mengakibatkan korban meninggal,” kata Asep kepada mataperistiwa.id, Sabtu (18/11/2023).
“Selaku ketua RW, kalau masalah pembunuhan berencana itu saya kurang tahu, cuman kejadian dari kabar kepolisian hari Senin, kejadian mungkin titik terakhir dia si korban hilang dari pelacakan handphone, waktu hari Kamis nya ada yang datang ke sini, katanya si korban ini sudah tiga hari tiga malam tidak pulang, ternyata titik temunya ada di sini,” bebernya.
Baca Juga : Polisi di Sukabumi Evakuasi Pria Paruh Baya Yang Ditemukan Tewas di Minibus
Masih kata Asep. “Waktu kemarin sore sekitar jam 17.30:WIB ada lagi dari Polres, sementara dia menggeledah lokasi dulu, mungkin dia mengumpulkan bukti-bukti dan mengamankan terduga, terus pihak kepolisian menggeledah rumah dan di sterilkan. untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
“Lalu tepatnya pukul 19.00 WIB, baru ada tim Inavis dari Kapolres, makanya saya sebagai ketua RW dan ketua RT, diminta untuk jadi saksi di dalam hal ini, kemudian dia menemukan barang-barang bukti diduga digunakan untuk membunuh, di sana juga ditemukan ada bercak-bercak merah, diambil sample ada barang-barang bukti yang mungkin digunakan untuk menghabisi korban, jadi sampai malam itu pukul 21.00 WIB barang bukti dibawa, berupa besi senjata tumpul, ada golok, ada pisau, bantal yang diduga ada darah, jaket yang kelihatannya ada darah terus sabuk.” pungkasnya.
Hingga saat ini, peristiwa dugaan penganiayaan hingga mengakibakan korban meninggal dunia tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak Kepolisian yang rencananya akan menggelar konferensi pers sore ini.
(mp.id/bsj)




