SUKABUMI, mataperistiwa.id — Polres Sukabumi Kota menyerahkan 11 anak berkonflik hukum (ABH) ke Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath, Kamis (18/9/2025). Mereka sebelumnya telah dinyatakan sehat dan negatif narkoba usai menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan screening narkoba.
Kesebelas remaja tersebut akan mengikuti Program Lentera Hati Bintana (LHB) Batch 5 selama enam hari. Program ini berfokus pada pembinaan mental, spiritual, kedisiplinan, serta keterampilan kewirausahaan seperti produksi tahu-tempe, sablon kaos jersey, hingga pelatihan cukur rambut.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas AKP Astuti Setyaningsih menegaskan, program ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda.
“Kami tidak ingin anak-anak ini terjerumus lebih jauh. Program LHB hadir untuk mengembalikan mereka ke jalur yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama program berlangsung, para peserta akan dibekali pembinaan mental, spiritual, dan kedisiplinan, serta keterampilan kewirausahaan, mulai dari produksi tahu-tempe, pembuatan sandal jepit, sablon kaos jersey, hingga pelatihan cukur rambut.
“Harapannya, mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang amanah, disiplin, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi,” tambahnya.
Program LHB sendiri terbukti efektif menekan angka tawuran antar pelajar dan geng motor di Sukabumi. Selain membina karakter dan spiritualitas, program ini juga memperkuat sinergi antar instansi dalam menangani persoalan remaja.




