SUKABUMI, mataperistiwa.id — Upaya mencegah tawuran pelajar dan aksi geng motor terus dilakukan Polres Sukabumi Kota melalui program Lentera Hati Bintana (LHB). Kini, sebanyak 4 pelajar yang sebelumnya diduga terlibat aksi tawuran resmi mengikuti program LHB Batch 6 di Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath, Kota Sukabumi, Kamis (25/9/2025).
Keempat pelajar tersebut adalah SNA (16 tahun), Y (17 tahun), GR(16 tahun) dan RS (16 tahun). Keempat pelajar tersebut diserahkan Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Deden Sulaeman kepada pihak pesantren untuk mendapatkan pembinaan rohani dan mental serta kewirausahaan.
Sebelum mengikuti program, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh pihak Dinas Kesehatan dan menjalani tes urine oleh Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota.
Selama enam hari ke depan, para peserta akan mendapat pembinaan moral, penguatan qolbu, hingga pelatihan kewirausahaan.
“Melalui program ini, kami ingin membentuk mental, spiritual, dan disiplin generasi muda agar lebih mencintai kedamaian dan tanah air,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas, AKP Astuti Setyaningsih.
Program LHB juga menjadi sarana kolaborasi antara Polri, instansi kesehatan, pendidikan, dan pondok pesantren dalam menanggulangi aksi tawuran pelajar di Kota Sukabumi. Harapannya, setelah lulus dari pembinaan, para peserta dapat kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih matang dan menjauhi perilaku menyimpang.




